JUMLAH JAM TERBANG PILOT DALAM SETAHUN

jam terbang pilot

Jam Terbang Pilot

Berapa banyak jam terbang sih sebetulnya pilot menerbangkan pesawat dalam setahun??

Ini tergantung dengan pesawat apa yang dia bawa. Biasanya seorang pilot komersial yang menerbangkan jet regional mungkin akan terbang sebanyak 70 kali per bulan jika mereka terbang untuk penerbangan jarak pendek.

Pilot yang sekali terbang untuk jarak menengah, yaitu sekitar: 2-3 jam, mungkin akan terbang sebanyak 40 kali penerbangan/bulan.

Sedangkan pilot yang menerbangkan pesawat Transcontinental atau penerbangan luar negeri mungkin terbangnya lebih sedikit yaitu sekitar 10 kali/bulan.

Dan pada umumunya, pilot untuk maskapai besar akan terbang antara 75 dan 90 jam per bulan:
-Sehingga jika mereka terbang dalam 8 jam segmen, mereka akan terbang 10 atau 11 per bulan

-Dan  jika mereka terbang 2 jam per segmen, mereka total akan terbang sebanyak 38-45 per bulan.

Kemudian kalikan dengan 12 dan (tentunya) dipotong untuk liburan akan keluar angka berapa banyak jam terbang yang pilot dapatkan setahun.

Dan kamu ingin jadi pilot bukan? Silakan klik sini untuk info lebih lanjut 

Global Aviation School

  
Advertisements

GARUDA INDONESIA AIRWAYS DINOBATKAN SEBAGAI THE BEST CABIN CREW AIRLINE IN THE WORLD !!!

Singapore Airlines telah dinobatkan sebagai maskapai terbaik di dunia untuk keempat kalinya dalam Penghargaan World Airline tahunan. Mereka juga mengeluarkan penghargaan untuk kelas terbaik, dan sebagai maskapai terbaik di Asia untuk kursi kelas satu (first class) terbaik.

Skytrax Award 2018

The Skytrax World Airline Awards diumumkan di London pada hari Selasa, bertepatan dengan Farnborough Air Show. Penghargaan ini didasarkan pada survei lebih dari 20 juta wisatawan, yang menilai lebih dari 335 maskapai penerbangan antara Agustus 2017 dan Mei 2018.

Singapore Airlines juga telah mengalahkan pemenang tahun lalu, Qatar Airways, untuk posisi teratas. Maskapai penerbangan Asia telah mendominasi daftar itu, dengan tujuh dari 10 teratas berasal dari kawasan itu. Lufthansa adalah satu-satunya maskapai Eropa yang membuat daftar itu.

AirAsia dinobatkan sebagai maskapai penerbangan murah terbaik di dunia (peringkat ke-22 secara keseluruhan), selama 10 tahun berturut-turut telah memenangkan penghargaan. Yang membanggakan juga, penghargaan penting lainnya termasuk Garuda Indonesia yang memenangkan posisi “Awak Kabin” terbaik dunia untuk 5 tahun berturut-turut.

Penghargaan sebagai Awak Kabin Terbaik didunia adalah penghargaan dunia yang mengakui kinerja staf kabin yang paling tinggi, untuk layanan yang keras/hard service (misalnya teknik, efisiensi, perhatian, dll), dan karakteristik layanan lunak/soft service (mis. Antusiasme staf, sikap, keramahan, dan keramahan). Peringkat The Best Cabin Crew Award 2018 by Skytrax

  1. Garuda Indonesia
  2. Singapore Airlines
  3. ANA All Nippon Airways
  4. Thai Airways
  5. EVA Air
  6. Asiana Airlines
  7. Japan Airlines
  8. Cathay Pacific Airways
  9. Hainan Airlines
  10. Qatar Airways

Pilot Garuda

Start your own Career as one of these best Airline’s pilot here. Jadilah pilot professional dan memiliki jam terbang yang banyak.

MENGAPA DEBU VOLCANIK BERBAHAYA UNTUK JET PESAWAT???

Baru-baru saja kita dengar meletusnya Gunung Agung di Bali. Dan tentunya itu membuat penerbangan pesawat banyak dihentikan…. Mengapa?

Abu vulkanik terdiri dari partikel-partikel batuan kecil yang kasar, mineral, dan kaca vulkanik. Tidak ada yang terbang hilang lenyap ditelan asap dari api. Abu vulkanik itu keras, kasar, dan tidak dapat larut dalam air. Menurut National Geographic Society, partikel abu vulkanik itu sekitar 2 milimeter.

abu di pesawat

Sementara hal ini jarang terjadi, erupsi vulkanik jika terjadi akan sangat mengganggu jika abu tersebut setinggi awan di tingkat penerbangan Karena ini dapat mempengaruhi sebagian besar komponen pesawat terbang. Ahli meteorologi di seluruh dunia selalu melacak perkembangan aktivitas gunung berapi dan awan abu untuk selalu mengingatkan dan mengeluarkan pemberitahuan dan larangan terbang ke pilot dan maskapai penerbangan jika hal itu terjadi.

Meskipun begitu dengan pembatasan penerbanganpun, insiden masih saja bisa terjadi. Survei USGS ini mendokumentasikan 79 kejadian antara pesawat dan abu vulkanik dari tahun 1953 hingga 2009.

Gunung Meletus

Pada tahun 2010, semburan yang dimuntahkan oleh gunung berapi Eyjafjallajokull di Islandia menyebabkan gangguan yang sangat besar dan menghentikan penerbangan pesawat kurang lebih 100.000 penerbangan internasional, dan merugikan biaya maskapai penerbangan lebih dari $ 3,1 miliar. Awan abu vulkanik dapat menyebar di ribuan miles, tergantung pada pola angin dan stabilitas atmosfer, diman itu membuat akan sangat sulit diprediksi.

Berikut gambar satelit dari letusan gunung berapi Chili:

letusan gunung berapi

Jadi, Apa Yang Terjadi Ketika Mesin Jet terbang melewati Abu Vulkanik?

Menurut penelitian USGS, suhu leleh material silikat kaca dalam awan abu lebih rendah dari suhu pembakaran pada mesin jet modern. Disinilah masalahnya: partikel abu tersedot ke dalam mesin dapat meleleh dan menumpuk sebagai timbunan yang terpadatkan kembali di bagian-bagian mesin yang lebih dingin. Kaca dapat menurunkan kinerja mesin sampai ke titik henti di dalam kabin kompresor dan kehilangan daya dorong.

Mesin Rusak

Di bawah ini, Anda dapat melihat endapan abu vulkanis yang meleleh dan berkilauan di bagian depan dari baling-baling turbin bertekanan tinggi.

Kerak abu

Abu Tidak Hanya Mempengaruhi Mesin

Selain merusak mesin jet, partikel abu dapat mengikis permukaan yang terdepan, termasuk kaca jendela, permukaan pesawat, dan bilah kipas kompresor. Kontaminasi abu juga dapat menyebabkan kegagalan navigasi yang parah dan instrumen operasional yang lain.

Hal ini akan menyumbat tabung pitot dan port statis, yang akan menghasilkan kecepatan udara yang salah dan indikasi ketinggian yang tidak tepat. Dan hal Itu juga mempengaruhi kabin juga. Abu dapat menyusup ke ventilasi dan sistem tekanan pesawat, mengisi kabin pesawat dengan kabut belerang.

Belerang dalam kokpit

Kaca depan yang rusak dari Boeing 747 akibat letusan Gunung Redoubt pada tanggal 15 Desember 1989 digambarkan di bawah ini. Sisi kanan kaca yang buram hampir sepenuhnya mengaburkan kemampuan pilot untuk melihat keluar. Di sebelah kiri, sisi yang lebih jelas, yang kurang terabrasi hanya menerima pukulan sekilas dari partikel abu saat pesawat terbang melalui awan abu. Para awak kehilangan dorong dari keempat mesin selama melewati abu vulkanik, dan untungnya berhasil mendarat di Jakarta.

Kaca Pesawat rusak

Abu vulkanik adalah barang yang sangat menjijikan. Jika Anda pernah mengalami keadaan dimana dekat dengan letusan, jangan sekali-kali melawan alam. Buat pengalihan arah menghindari sekitar awan abu, dan jagalah agar mesin dan pesawat Anda berjalan dengan lancar.

Silakan Join https://bit.ly/2MMdRH3 untuk artikel-artikel seperti ini

9 Hal (Umumnya) Siswa Pilot Sering Lakukan:

Mau tahu apa yang sering Siswa Pilot Lakukan dan itu salah?

1. Mismanaging Trim

pilot cockpit

Pilot Cockpit

Sering kali para siswa pilot terlalu banyak menggunakan trim tab, atau sebaliknya malah sangat kurang. Kedua hal simple ini sering menghasilkan beban kerja yang meningkat. Perlu diingat, ssebagian besar trim tab dipasang pada pesawat udara dan dioperasikan secara mekanikal dari cockpit melalui sistem kabel. Akan tetapi ada juga yang dioperasikan menggunakan electrical actuator. Trim tab dipasang pada elevator , rudder dan aileron. Kembali ke topic, lakukan Trim Tab saja, dan kemudian lepaskan kendali, dan lihat apakah hidung naik atau turun. Seharusnya jiika ya, buat penyesuaian kecil lainnya, lepaskan kendali untuk melihat apa yang terjadi. Dengan membuat penyesuaian-penyesuaian kecil, mereka akan memutar dalam trim yang sempurna, dan terbang akan jauh lebih mudah.

 

2. Terlalu banyak fokus di dalam pesawat

Pilot Flys Aircraft

Sangat penting untuk menjaga mata untuk tetap diluar pesawat, memindai lalu lintas. FAA merekomendasikan menghabiskan 80% waktu Anda untuk mencari/melihat apa yang terjadi di luar pesawat, dan 20% lainnya hanya untuk melihat ke dalam dan memeriksa instrumen pesawat.

3. Panggilan radio yang panjang

Pilot Calls over the radio

Panggilan radio yang panjang dapat membingungkan kontroler dan pilot. Pikirkan apa yang ingin Anda katakan sebelum menekan tombol mik.

4. Mengontrol pesawat secara berlebihan

Over Controlling Plane

Gunakan saja tekanan ujung jari untuk menghindari over-controlling pesawat Anda. Ini hanya membutuhkan gerakan kecil saja kok dari roda kontrol untuk membuat pesawat melakukan apa yang Anda inginkan.

5. Kurangnya kesadaran situasional

Kesadaran Situasional

Memang hali ini agak sulit diawal-awal, terutama dalam pelatihan, untuk menjaga kesadaran situasional. Jangan terus-terusan melihat keluar pesawat dan mengamati kondisi bawah/arah pesawat, dan periksa dan gunakan saja posisi Anda dengan menggunakan peta dan GPS Anda.

6. Kesalahan dalam penilaian Ketinggian

Misjudging Height

Adalah sangat sulit untuk menilai ketinggian pesawat anda dari atas landasan saat menjadi pelajar Pilot (dan bahkan setelah lulus bersertifikat!). Namun, pastikan saja Anda mampu mengalihkan pandangan Anda ke landasan saat anda menyalakan lampu sorot (flare), demi menghindari lampu sorot (flare) terlalu tinggi atau terlalu rendah.

7. Keputusan go / no-go yang terburu-buru

pesawat bandara

Pesawat di Bandara

Jangan terlalu impulsif. Lihatlah semua risiko yang mungkin terjadi dengan penerbangan and, dan jika ada sesuatu yang Anda tidak nyaman lakukan ini, JANGAN TERBANG!

8. Tidak dapat mengidentifikasi Checkpoint

checkpoint

sayap pesawat

Pilihlah pos-pos pemeriksaan yang jelas dapat diidentifikasi dari udara, dan pertimbangkan visibilitas mereka pada siang hari atau malam hari. Jangan memilih rel kereta api di malam hari, atau menara kecil yang menyala di siang hari…

9. Saat berada dalam pesawat

pesawat landing.jpg

Berlatihlah untuk terbiasa selalu memeriksa checklist Anda, dan selalu pikirkan apa yang akan Anda lakukan selanjutnya saat tidak terlalu sibuk di udara.

person holding pen writing on white printing paper

pilot checklist

PILOT AI BAKAL MERAJAI ANGKASA??

Boeing berencana memulai tes penerbangan tahun depan dengan menggunakan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intellegent-AI) yang akan mampu menerbangkan jet komersial.

Pilot ModernMike Sinnett, wakil presiden pengembangan produk dari Boeing Commercial Airplanes, mengatakannya pada konferensi pers baru-baru ini. Sinnett mengatakan timnya akan menerbangkan simulator akhir tahun ini dengan sistem AI dimana AI ini yang akan membuat keputusan di uji coba tersebut, dan mereka akan menguji coba juga tahun depan dengan pesawat sungguhan.

[Tentu ini] “Akan ada transisi dari kondisi dimana dibutuhkan persyaratan untuk menjadi penerbang yang terampil mengoperasikan pesawat dengan memiliki sistem yang mengoperasikan kendaraan secara mandiri. [Tentunya] jika saja kita dapat melakukannya dengan tingkat keamanan yang sama,” kata Sinnett. “Itu lompatan yang sangat besar!!” tambahnya.

Standar yang harus dipenuhi dipesawat terbang tentunya HARUS jauh lebih tinggi daripada mobil, di mana Pilot AItingkat kecelakaan/kematian yang tinggi. Mobil otonom/mobil otomatis saja akan dengan mudah dapat meningkatkan perubahan angka yang signifikan dalam tingkat kecelakaan dibandingkan jika mobil dikendalikan oleh pengemudi manusia. Perlu diketahui bahwa maskapai AS belum mengalami kecelakaan fatal sejak 2009. Itu berarti tingkat kecelakaan pesawat otonom bisa saja akan “menjadi nol,” kata Sinnett.

Sinnett mengatakan minat Boeing dalam penerbangan otonom didorong oleh kekhawatiran bahwa pasokan pilot yang memenuhi syarat mungkin tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan maskapai penerbangan. Dalam dua dekade berikutnya, Boeing memperkirakan penjualan sekitar 40.000 jet komersial baru. “Di mana pilot yang berpengalaman berasal?” Tanya Sinnett. Sinnett berencana untuk berbicara lebih banyak tentang proyek otonomi minggu depan di Paris Air Show, menurut Times.

Jadi, jika anda ingin menjadi Pilot yang PROFESSIONAL, silakan kunjungi www.globalaviationschool.com untuk dilatih menjadi pilot yang Professional.

Inilah Susunan Gaji Pokok Pilot di Indonesia

Sebelum menjadi pilot, kalian harus lulus sekolahnya  dulu.

Nah karna  pilot  adalah  pekerjaan  yang bergengsi dan juga tanggung jawab seorang  pilot  besar.

Gelar FO atau First Officer akan didipat oleh seseorang pilot. FO tersebut hanya memiliki ijin untuk menerbangkan pesawat berukuran kecil saja, serta didampingi oleh pilot kapten. Besaran gaji dari FO yaitu antara Rp.15 juta hingga Rp.20 juta per bulan.

Dari FO akan naik pangkat menjadi Kopilot yaitu mendampingi kapten dalam suatu penerbangan. Namun ada syaratnya, harus  memiliki jam terbang tertentu. Walaupun sebagai pendamping, sebagai Kopilot tetap harus mempunyai kemampuan setara dengan Kapten. Gaji untuk Kopilot yaitu berkisar antara Rp.30 juta hingga Rp.40 juta per bulan.

Pangkat tertinggi adalah Kapten Pilot. Tugas dari Kapten pilot adalah menjalankan mesin untuk menerbangkan pesawat serta bertanggung  jawab jawab penuh terhadap sesuatu hal yang terjadi saat penerbangan.

Penghasilan Kapten Pilot maskapai penerbangan Lion Air mencapai Rp.45 juta perbulannya. Gaji pokok maskapai Garuda Indonesia untuk Kapten Pilot sebesar Rp.47,7 juta perbulan.

MENGETAHUI JAM KERJA DAN WAKTU PILOT BESAR CREWNYA

Indonesia memberlakukan per­aturan keselamatan dan keamanan penerbangan sipil diterbitkan oleh Menteri Perhubungan c.q. Direktur Jenderal Perhubungan Udara RI yang dikenal sebagai Civil Aviation Safety Regulations (CASR) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Peraturan Keselamat­an Penerbangan Sipil (PKPS). CASR sendiri me­ngacu pada Federal Aviation Regulations (FAR) buatan Federal Aviation Authority (FAA) Amerika Serikat. CASR-CASR tersebut direvisi dan dimutakhirkan secara berkala sesuai dengan perubah­an yang ada pada ICAO Annex maupun perkembangan industri penerbangan.

Seluruh profesi penerbangan sipil di Indonesia wajib menaati CASR, kebijakan dan ketentuan dari maskapai di mana ia ditugaskan. Kebijakan dan ketentuan maskapai yang disebut Company Operation Manual (COM) diper­bolehkan membuat keputusan tersendiri, namun tetap tidak diboleh­kan melanggar ketentuan dari CASR.

Jam Terbang dan Jam Kerja Pilot
Seorang pilot memiliki batasan atau limitasi jam kerja dan jam terbang. Jam kerja/flight duty time seorang pilot adalah kurun waktu yang dihitung pada saat melapor untuk dinas terbang sampai dengan menyelesaikan semua tugas-tugas resmi serangkaian penerbangan yang telah dilakukan. Rata-rata maskapai di Indonesia waktu melapor untuk tugas terbang adalah 1 jam 30 menit, sedangkan jam terbang/flight time adalah kurun waktu pesawat mulai bergerak dengan kekuatan mesin sendiri sampai dengan berhenti dan seluruh mesin dimatikan dalam suatu misi penerbangan.

Contohnya penerbangan dari Jakarta menuju Denpasar adalah 1 jam 40 menit. Bila penerbangan dilaksanakan PP (pergi-pulang) selama dua kali, maka total jam terbangnya adalah 6 jam 40 menit. Sedangkan jam kerja pilot tersebut dihitung dari jam terbang (6 jam 40 menit) ditambah jam lapor untuk bertugas sebelum terbang 1 jam 30 menit, waktu transit 3 kali selama 40 menit, yaitu 2 jam dan pengurusan tugas setelah terbang selama 10 menit, sehingga diakumulasikan jam kerja pilot tersebut adalah 10 jam 10 menit.

CASR secara umum membatasi jam terbang pilot dalam industri penerbangan diatur secara ketat dengan ketentuan dasar maksimum jam kerja adalah 14 jam dalam penjadwalan 24 jam dan maksimum jam terbang adalah 9 jam dalam penjadwalan 24 jam. Adapun batasan jam terbang dengan jumlah dua pilot secara akumulasi dalam CASR  dapat diuraikan sebagai berikut :
1. 9 jam terbang dalam 24 jam pe­n­jadwalan
2. 30 jam terbang dalam 7 hari berturut­-turut
3. 110 jam terbang dalam satu bulan kalender
4. 1.050 jam terbang dalam satu ­tahun kalender

Jam Kerja Kru Penerbangan

Pramugari/pramugara tidak dibatasi oleh jam terbang. Namun dibatasi oleh batasan jam kerja. Seorang pramgari/pramugara dibatasi jam kerja yang sama dengan pilot, yak­ni maksimum 14 jam bekerja. Flight Operations Officer sebagai petugas yang mempersiapkan seluruh penerbangan mempunyai batasan jam kerja, yaitu maksimum 10 jam.

Seorang ATC (Air Traffic Controller) sebagai pemandu lalu lintas pesawat mempunyai batasan jam kerja maksimum adalah 6 jam sehari, 30 jam seminggu dan diberikan waktu istirahat 45 menit setelah 2 jam melaksankan controlling dan juga diberikan istirahat selama 45 menit setelah melaksanakan assistant controlling.

Perhatikan Waktu Istirahat
Waktu istirahat/rest periode adalah kurun waktu istirahat total antara jadwal saat ini dengan jadwal berikutnya. Untuk seorang pilot diperhitungkan minimal 9 jam (sesuai batasan minimum CASR) ditambah waktu tempuh kendaraan dari rumah/hotel ke bandar udara atau sebaliknya sehingga minimum menjadi rata-rata 12 jam.

Seorang pramugari/pramugara wajib beristirahat paling tidak selama 8 jam setelah penerbangan terakhir. Begitu juga dengan Flight Operations Officer bila akan ditugaskan lebih dari ketentuan yaitu 10 jam dalam 24 jam berturut-turut, maka wajib diberikan 8 jam sebelum melaksanakan tugas lembur.

Aircraft Communication System

Pertama kalian pasti Sudah tau  definisi  komunikasi tapi diistilah  penerbangan  adalah pengiriman,pemancaran,Penerimaan tanda/syarat dari  sistem elektromagnetik.

System  komunikasi radio terdiri dari :

  1. System pemancar   (transmitter  )
  2. System Penerima (receiver)

Nah, karna banyaknya  pemancar diudara,supaya  tidak  menggangu, maka  secara international  sudah  di Tentu kan pembagian  frekuensi  radio.

Dibawah  ini  contoh table frekuensi  pemancar:

Very low frequency (VLF) 10-30 KHz Navigasi Radio jarak jauh Sepanjang hari redaman kecil
yaitMedium Frequency (MF) 300-3000 KHz Broadcasting, Navigasi Pada malam hari redaman kecil dan siang hari sebaliknya
High Frequency (HF) 3-30 MHz Point to point Radio amatir Sangat dipengaruhi ionosfer dan tergantung pada siang, malam dan musim
Very High Frequency(VHF) 30-300 MHz TV, Radio FM, Radar, Navigasi Hubungan harus line of sight Sifat gelombangnya sama dengan cahaya, tidak dipengaruhi oleh ionosfer
Ultra High Frequency(UHF) 300-3000 MHz TV, Radio FM, Radar, Navigasi, HP Hubungan harus line of sight Sifat gelombangnya sama dengan cahaya, tidak dipengaruhi oleh ionosfer
Super High Frequency(SHF) 3-30 GHz Radar, Satelit, Microwave Hubungan harus line of sight Sifat gelombangnya sama dengan cahaya, tidak dipengaruhi oleh ionosfer
Extra High Frequency(EHF) 30-300 GHz Percobaan ilmiah Diredam oleh hujan

Berikut ini adalah Peralatan electronic  yang  Digunakan  dlm  sistem  komunikasi :

  • Flight recorder – Utk merekam  data  dan suara.
  • Emergency locator  transmitter  -untuk  menentukan  lokasi  pesawat  jika terjadi  kecelakaan.
  • Mode -s transponder Digunakan Utk penentuan posisi  antara pesawat,atc,dan untuk komunikasi  dengan  pesawat  lain melalui  TCAS   ( Traffic  alert  and collision  avoidance system).
  • VHF Communication  – Peralatan yang  Digunakan Utk komunikasi  dengan tower/pesawat.

VHF  navigation  -pemandu  pilot untuk menentukan  bearing  dan  azimuth  pesawat  thdp  ground  station.

Seberapa penting sih bahasa inggris untuk pilot ???

Ingat, ada perjuangan untuk menggapai cita-cita! Ikut kursus atau les privat sedini mungkin (minimal 1 bulan sebelum pendaftaran) so nanti kamu gak kesulitan dalam tes masuk dan dalam menempuh pendidikan sekolah pilot nantinya.

  • Untuk masa sekolah

Semua manual dan buku pelajaran penerbangan hampir 100% diterbitkan oleh penerbit luar yang notabene berbahasa Inggris. Belum lagi instruktur terbang (Flight Instructor) di beberapa Sekolah Pilot di Indo adalah bule2. Hal yang tidak kalah penting, semua manual dan instrumen pesawat terbang juga dalam bahasa Inggris, dan semua komunikasi dalam dunia penerbangan (contoh : kontek2an dengan ATC-Air Traffic Controller) juga dalam bahasa inggris, walaupun pilot tersebut terbang dalam penerbangan domestik.

  • Untuk melamar Kerja  setelah  lulus  dari pilot.

Jika score minimal untuk sekolah pilot biasanya 400, saat melamar pekerjaan di maskapai nanti,score minimal Anda harus 700. Yes, hampir 2 kali lipat lebih tinggi. Jadi jika Anda tidak ada keinginan/tidak suka bahasa inggris, lebih baik cari bidang lain karena pilot HARUS bisa berbahasa Inggris.

AVIASI

AVIASI adalah  sekolah  penerbangan  sedangkan  ilmu  aviasi  adalah  ilmu yang membahas  dan  mengkaji  tentang  segala  hal  yang  berada  dalam  penerbangan .

Dalam penerbangan tersebut  mencakup :

  • Udara
  • Pesawat udara
  • Bandar udara
  • Angkutan udara
  • Navigasi penerbangan
  • Keselamatan penerbangan
  • Lingkungan/management penerbangan

Kali ini  yang kita  bahas pertama  kali adalah tentang  pilot. Well,banyak  orang  yang  ingin  jadi  pilot.tapi untuk menjadi  pilot  tidak  semudah  yang  kita  Bayangkan.

Seperti  yang  kita ketahui  pilot  bertugas  untuk  mengendalikan  pesawat. Artinya  tidak sembarang  orang bisa  mengendalikan  pesawat, perlu  ada keahlian  khusus  untuk bisa mengendalikannya,  Maka dibuatlah  sekolah  penerbangan karna untuk menjadi pilot perlu  adanya  license dan sertifikasi  apalagi  untuk  pesawat  komersial yang notabene  membawa  penumpang,dibutuhkan  juga  jam  terbang  yang  tinggi.

Dalam tugasnya  di kokpit, pilot  dibantu  co-pilot.

Kenapa  harus  dibantu? Karna pilot  da  co-pilot  Akan berbagi  tugas  dan  tanggung  jawab  terhadap  awak  pesawat.

Mereka  harus  mengikuti  dan mematuhi  jalur  jalur  penerbangan  yang  Sudah  dibuat/didaftarkan/terprogram  oleh  sistem.

Dan yang terpenting  adalah harus sesuai  dengan rencana  penerbangan   (flight plan)

Dibeberapa  pesawat ada yang mempunyai  multiple  crew  – Mereka harus terlebih  dahulu  menentukan  pembagiaannya.